Aksi Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Law, Berikut 7 Rekomendasi Film Tentang Demonstrasi

film tentang demonstrasi

Dengan disahkannya Omnibus Law pada hari Senin, 5 Oktober 2020 yang digelar di gedung DPR Senayan, Jakarta. Seluruh mahasiswa dari Indonesia turun ke jalan untuk demonstrasi tolak RUU cipta kerja yang dibuat oleh pemerintah. Demo yang sudah berlangsung selama seminggu ini diikuti oleh banyak mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Untuk memberikan semangat kepada mahasiswa yang sedang berdemo. Artikel kali ini, kita akan membahas 7 rekomedasi film yang mengangkat tema demonstrasi.

V for Vendetta – 2006

V for Vendetta (2006)

Tanggal Rilis: 23 Februari 2006
Sutradara: James McTeigue.
Produser: Joel Silver, Grant Hill, The Wachowskis.
Pemeran: Natalie Portman, Hugo Weaving, John Hurt, Stephen Fry, Stephen Rea, Rupert Graves, Tim Pigott-Smith, Roger Alam, Sinéad Cusack, Ben Miles, Natasha Wightman, Eddie Marsan.

Film yang diadaptasi dari novel berjudul V for Vendetta karya Alan Moore dan David Liyod ini mengangkat cerita masa lampau di Inggris dibawah rezim Adam Sutler. Pada masa itu, pemerintah Inggris memiliki paham sendiri dengan slogan “Strength Trough Unity, Unity Through Faith.” Siapapun rakyat yang memiliki ideologi berbeda dan menganut agama Kristen, pemerintah akan menghabisi orang tersebut.

Scene Film V for Vendetta

Dengan sistem pemerintahan yang otoriter ini menimbulkan banyaknya penolakan dari masyarakat dan demo besar-besaran. Lalu hadirlah seseorang yang menggunakan topeng “Guy Fawkes” yang menyebut dirinya V (Hugo Weaving). V merupakan sosok pemberontak yang menggunakan taktir teroris yang berani melakukan perlawanan terhadap pemerintahan yang diktator.

No Escape – 2015

No Escape (2015)

Tanggal Rilis: 2 September 2015
Sutradara: Jhon Erick Dowdle.
Produser: Mitchel Litvak, David Lancaster, Drew Dowdle.
Pemeran: Owen Wilson, Lake Bell, Pierce Brosnan, Sterling Jerins, Claire Geare, Sahajak Boonthanakit, Thanawut Dum Kedsaro, Tanapol Chuksrida.

Film yang menceritakan seorang insinyur ekspat, Jack Dwyer (Owen Wilson) yang baru saja diterima di perusahaan baru dan ditempatkan di Asia Tenggara tanpa nama. Kepindahan jack mengharuskan dia untuk membawa keluarganya pindah juga. Sayangnya ternyata Jack pindah di waktu yang salah.

Sesampainya di bandara, Jack merasa bahwa negara ini menyimpan keanehan. Dimulai dengan tidak ada jaringan telepon dan internet di kota yang disinggahi oleh Jack dan keluarga. Tidak menunggu lama lagi keesokannya setelah sampai, Jack yang sedang membeli koran melihat ada pertikaian antara masyarakat dengan polisi menggunakan senjata.

Scene film No Escape

Ternyata negara itu sedang mengalami pemberontakan dan usaha kudeta. Pemberontakan ini muncul saat Perdana Menteri kota tersebut menjalin kesepakatan dengan perwakilan sebuah perusahaan sistem pengairan dari Amerika Serikat. Kebencian penduduk kepada negara adidaya ini memicu penangkapan terhadap warga asing juga.

Jack dan keluarganya menjadi incaran para pemberontak, kira-kira apakah Jack dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri dan kabur dari negara itu?

Baca Juga: Sinopsis Film Minari, Drama Korea yang Disanjung di Sundance

Pages ( 1 of 3 ): 1 23Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *