Band indie rock ternama asal Australia, The Temper Trap, akhirnya resmi mengakhiri masa penantian panjang para penggemarnya. Grup yang dikenal lewat hits global “Sweet Disposition” ini baru saja mengumumkan rencana besar untuk tahun 2026, yang mencakup perilisan musik baru serta jadwal tur ekstensif di Amerika Utara.
Kembalinya Energi Khas lewat “Sungazer”
Sebagai garda terdepan dari pengumuman ini, The Temper Trap merilis single terbaru berjudul “Sungazer”. Lagu ini menandai babak baru bagi band tersebut, dengan menyuguhkan aransemen yang dinamis dan vokal falsetto ikonik dari sang vokalis, Dougy Mandagi.
“Sungazer” disebut-sebut sebagai refleksi dari perjalanan band selama beberapa tahun terakhir—sebuah lagu yang merayakan harapan dan energi yang meluap-luap, yang selama ini menjadi ciri khas musik mereka.
!makin asik dengerin musik-musik baru 2026 dengan earbuds pilihan Himpoon!
Image | Product | View | Price |
|---|---|---|---|
![]() | VIVAN TWS GT6 | Rp193.000 | |
![]() | Baseus BP1 TWS | Rp229.000 | |
![]() | Soundcore R50i | Rp199.000 |
Kolaborasi Besar Bersama Muse
Salah satu poin paling menarik dari pengumuman ini adalah keterlibatan The Temper Trap dalam rangkaian tur raksasa rock asal Inggris, Muse. The Temper Trap dipastikan akan menjadi band pembuka (special guest) untuk beberapa jadwal tur stadion dan arena Muse di Amerika Utara.
Kolaborasi ini dianggap sebagai pasangan yang sempurna, mengingat kedua band memiliki reputasi kuat dalam menyajikan performa panggung yang atmosferik dan megah.
Jadwal Tur Amerika Utara
Selain mendampingi Muse, The Temper Trap juga akan menggelar serangkaian konser utama (headline shows) di berbagai kota besar di Amerika Serikat dan Kanada. Tur ini merupakan kunjungan pertama mereka dalam skala besar ke wilayah tersebut setelah sekian lama, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk mendengarkan materi baru secara langsung.





