TikTok Akan Tetap Eksis Di Amerika Serikat Berkat Oracle

TikTok Akan Tetap Eksis Di Amerika Serikat Berkat Oracle

TikTok Indonesia | Photo by cottonbro from Pexels

Kabar hangat mengenai TikTok mulai mencuat pada bulan Agustus kemarin. Presiden AS Donald Trump mengabarkan ke publik Amerika Serikat bahwa aplikasi TikTok yang sedang viral ini akan dilarang di negaranya.

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa TikTok akan dilarang di AS. Trump baru mengizinkan TikTok kembali bebas di AS jika ByteDance menjual aset operasi di AS-nya ke perusahaan Amerika Serikat.

ByteDance diberi waktu oleh Donald Trump hingga 15 September bila tidak mau kehilangan jutaan penggunanya di AS.

Microsoft sebelumnya pernah mencoba untuk mengakuisisi operasi TikTok di Amerika Serikat. Sayang ByteDance dan Microsoft menemui jalan buntu setelah negosiasi yang berlangsung lama.

Kesepakatan justru datang bukan dengan Microsoft, melainkan dengan Oracle. Dari Wall Street Journal, Oracle Corp. dikabarkan sukses menjadi nomor satu dalam persaingan ini.

Ancaman TikTok di AS Menurut Donald Trump

Karena kabar ini, sontak publik AS dibuat bingung dan kesal mengingat aplikasi ini sedang menjadi favorit remaja saat ini. Berbeda dengan TikTok di Indonesia dan negara lain, Donald Trump menganggap TikTok sebagai ancaman bagi keamanan Amerika Serikat.

Baca Juga: Apa Itu Smart City? Awal Mula Smart City dan Awal Masuknya di Indonesia

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *